Kamis, 09 Agustus 2012

Keren Fotonya


Tanpa Diriku..........

                     Aku Yang telah Memotret dirimu dengan seseorang Berada Di ruang Adrianus.......

                                                               Tanggal 25-12-2011

Jumat, 03 Agustus 2012

National Geographic the Green World

Take the picture in the GOOGLE...  the TREE ,Hand Human and Colour.....
Use in the Adobe Photoshop CS 3.....

National Geographic the Green World



Hijaukan Alammu dengan Menanam Sebuah Pohon Kecil Agar Bumi dapat Terjaga Dengan Pelestarian Hiaju untuk Alam dan Bumi ini.

National Geographic


Sabtu, 28 Juli 2012, pukul 11.00—13.00, @America, Pacific Place, Jakarta.

Gratis dan terbuka untuk umum. Info lebih lanjut, hubungi info@wikimedia.or.id

National Geographic

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Yayasan National Geographic didirikan di Amerika Serikat pada tanggal 27 Januari 1888 oleh 33 orang yang  tertarik meningkatkan pengetahuan geografi mereka. Gardiner Greene Hubbard menjadi presiden pertama dan kemudian digantikan oleh menantunya,Alexander Graham Bell. Yayasan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan umum tentang geografi dunia dan pada akhirnya mensponsori penerbitan majalah bulanan National Geographic.
National Geographic saat ini telah terbit di 60 negara dalam 30 bahasa dengan oplah lebih dari 9,5 juta eksemplar per bulan.

National Geographic Indonesia

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: National Geographic Indonesia
National Geographic Indonesia diresmikan pada tanggal 28 Maret 2005 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang disaksikan oleh pimpinan Kelompok Kompas GramediaJakob Oetama. Majalah ini pertama kali diterbitkan pada bulan April 2005 oleh Gramedia Majalah.
National Geographic
JenisMedia
IndustriMedia cetak dan elektronik
Didirikan27 Januari 1888
Kantor pusat Amerika Serikat
Tokoh pentingJohn M. Fahey
Situs webBendera Amerika Serikatwww.nationalgeographic.com
Bendera Indonesiawww.nationalgeographic.co.id 

Kegiatan

  • Fotografi Laut Dalam
Sebelum resmi diluncurkan, National Geographic Indonesia mengadakan presentasi dan diskusi foto bertema Fotografi Laut Dalambersama Emory Kristof, fotografer National Geographic pada tanggal 24 Januari 2005. Kegiatan ini lalu dilanjutkan dengan pameran rangkaian foto karya Emory di Gedung Arsip Nasional.
  • Pameran Arkeologi
Usai peresmian di Gedung Arsip Nasional, JakartaNational Geographic Indonesia mengadakan pameran arkeologi Indonesia. Acara yang digelar pada 29 Maret-3 April 2005 diakhiri dengan presentasi dan pemutaran film orang kerdil (Homo floresiensis) dari FloresNusa Tenggara Timur oleh tim peneliti dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional dan Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia.
  • Pameran Foto Cheng Ho
National Geographic Indonesia turut ambil bagian dalam Peringatan 600 Tahun Perjalanan Laksamana Cheng Ho yang dipusatkan diSemarangJawa Tengah. Selama lima hari, 37 Agustus 2005, diadakan Pameran Foto Cheng Ho karya Michael Yamashita, fotografer National Geographic yang mendapat penugasan untuk membuat foto napak tilas sang laksamana yang digelar di PPRP Semarang.
Pada tanggal 4 Agustus 2005 malam, Menteri Kebudayaan dan PariwisataJero Wacik, dan Menteri Perindustrian dan Perdagangan,Marie Elka Pangestu, berkesempatan membuka dan menyapa sang fotografer yang kebetulan tengah singgah dalam rangka penelusuran jejak sejarah Cheng Ho bersama awak National Geographic Television. Selepas pembukaan, Mike menampilkan presentasi fotografi yang diikuti dengan antusisas oleh ratusan anggota National Geographic Society di Indonesia.
Melanjutkan sukses serupa di Bangka dan Semarang, pameran foto liputan Cheng Ho dilanjutkan ke Sasana Budaya Ganesha, Institut Teknologi BandungJawa Barat. Setelah itu, pameran diboyong ke JakartaSurabaya, dan Medan.
  • Penelitian Orang Pendek di Kerinci
Sejak 22 September 2005Dr. Peter U Tse, penerima hibah Expedition Council National Geographic Society, melakukan penelitian tentang orang kerdil di KerinciJambi selama dua tahun. Bersama timnya, Dr. Tse memasang kamera perangkap dalam rangkaian penelitian untuk membuktikan keberadaaan misteri yang belum juga terkuak hingga kini. Pada hari pertamanya di Sungaipenuh, Dr. Tse dan tim, yang diikuti pula National Geographic Indonesia, mendapat sambutan hangat dari Bupati Kerinci, H. Fauzi Siin.
  • Teleskop Antariksa Spitzer
Menyambut liputan keunggulan Teleskop Antariksa Spitzer, National Geographic Indonesia menggelar presentasi di planetarium dan observatorium milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada tanggal 17 Desember 2005Bambang Hidayat, salah seorang dewan pakar majalah ini, dan Widya Sawitar dari planetarium mengajak 500 pendaftar terawal dari anggota National Geographic Society untuk mendalami teleskop yang mengungkap tempat kelahiran bintang-bintang.
  • Rock Art Exhibition 2006
National Geographic Indonesia membuka mata masyarakat Indonesia dengan gelaran Rock Art Exhibition 2006. Acara pada awal tahun 2006 ini digelar di tiga kota, Jakarta,Balikpapan, dan SangattaKalimantan Timur. Acara ini didukung penuh oleh PT Kaltim Prima Coal serta dibantu oleh beberapa institusi, seperti Balai Arkeologi Kalimantan,Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia (HIKESPI), Le Kalimantanthrope, dan PP Seni Rupa Institut Teknologi Bandung.

Magazine National Geographic 1915.Jpeg


Publikasi lain dari National Geographic

  • National Geographic Kids
  • National Geographic Traveler
  • National Geographic Adventure
  • National Geographic Explorer
  • National Geographic Green Guide
  • National Geographic Wild

Pranala luar




KARTU TANDA PENGENAL
OSIS
SMK N9 SURAKARTA


Dengan Ini Saya :

Nama                       : Christophorus D P
Sekolah                    : SMK N9 SURAKARTA
NIS                          : 4249
Kelas / Jurusan          : XII DKV

Membuat seperti ini untuk OSIS angkatan yang selanjutnya....
Karena baru mengerti sekarang ide untuk membuat kartu tanda pengenal OSIS SMK N9 SURAKARTA supaya bermanfaat.. Agar Bisa Menjadi Identitas SMK N9 SURAKARTA berprestasi  dan juga menjunjung tinggi nama Oraganisasi OSIS... OK
dan bagi OSIS angkatan selanjutnya.... 

SMK N9 SURAKARTA JAYA JAYA SELAMANYA !!!!!!!!



Kalau bisa dibuat untuk ekstrakurikuler saja ya ???... Semoga Berhasil....

*GOD BLESS YOU*
*WE LOVE YOU GOD*

Facebook : scootleon35@yahoo.co.id


SMK N9 SURAKARTA

SMK N9 SURAKARTA adalah Smk yang mempunyai prestasi yang sangat luar biasa dan termasuk RSBI ISO 9001 : 2000 dan juga termasuk TUV Reinhald CERT dan dulunya SMK N9 SKA dijuluki dengan nama SMSR (Sekolah Menengah Seni Rupa)....

Dan Memiliki 9 PROLI :
-TKJ  (Teknik Komputer dan Jaringan)
-MM  (Multi Media)
-TB    (Tata Busana)
-TK    (Tekstil)
-KY    (Kayu)
-SR     (Seni Rupa)
-DKV  (Desain Komunikasi Visual)
-ANM (Animasi)
-LG     (Logam)




Sejarah Singkat Berdirinya SMK Negeri 9 Surakarta
     Pada tahun 1993 Pemerintah membuat program untuk mengurangi pengangguran terutama remaja. Tiap tahun diperkirakan 15 % golongan remaja tersebut siap memasuki dunia kerja. Pemerintah ( Departemen Tenaga Kerja ) hanya mampu menerima 12 % untuk semua sektor. Hal inilah yang perlu segera mendapatkan pemecahan atau jalan keluar. Pemerintah mulai memikirkan bagaimana agar lulusan SLTA atau lulusan sarjana tidak hanya mengandalkan sebagai pegawai negeri saja, akan tetapi dapat bekerja sendiri, mandiri bahkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Dekdikbud merencanakan digalakkannya perencanaan keberadaan sekolah kejuruan yang merupakan wadah pendidikan yang dapat mengisi dunia kerja ( Mandiri ). Untuk mendirikan sekolah-sekolah tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, diambil kebijaksanaan penekanan bagi sekolah - sekolah kejuruan yang sudah ada dengan studi kebudayaan di daerah surakarta pada khususnya dan Provinsi Jawa Tengah pada umumnya. Program tersebut dapat direalisasikan pada tahun pelajaran 1986 s/d 1987 di SMKI Negeri 9 Surakarta. Dengan demikian jelas bahwa Seni Kriya merupakan bagian jurusan dari SMK yang semula mempunyai 3 jurusan yaitu : Seni Tari, Seni Karawitan, dan Seni Pedalangan. Yang kemudian ditambah dengan Seni Kriya yang semestinya dimiliki SMSR ( waktu dulu ).


     Pada tanggal 11 Juni 1990 keluarlah SK secara resmi tentang keberadaan SMSR di Surakarta dengan dikeluarkanya SK No-D3 8910 / 1990 untuk mewadahi jurusan Seni Kriya yang ada di SMKI. Dalam perjuanganya menjadi SMSR.
Terdapat Tokoh Perintis : 


1. Drs. H. R Wiranto

2. Dra. Siti Ngadili

3. Drs. Nur Sulaiman

Tokoh Penerus :

4. Drs. Eko Sumarso, M.BA

5. Drs. Sudarto, MM
6. Drs. Tatuk Heryanto, MM ( sekarang ) 
     Sewaktu Seni Kriya menjadi satu atau masih berada di SMKI yang menjadi pimpinan adalah Drs. H. R. Wiranto, namun sekolah SMSR resmi dimiliki sendiri, Kepala Sekolah masih di rangkap pimpinan SMKI Negeri Surakarta yaitu Drs. H. R. Wiranto hingga 30 Juni 1992. Dan pada tanggal 1 Juli 1992 pimpinan diambil oleh Dra. Siti Ngadili ( Pengganti Drs. H. R. Wiranto yang telah pensiun ).


     Pada tahun 1992 SK Kepala Sekolah SMSR Negeri Surakarta turun yang merupakan pimpinan SMSR Negeri Surakarta. Pertama kali dipegang oleh Drs. Nur Sulaiman, walaupun SMSR Negeri Surakarta yaitu di Jl. Konservatori Kepatihan Wetan, Jebres Surakarta karena pada waktu itu gedung SMSR Surakarta dalam tahap pembangunan gedung.


     Pada bulan Juni 1993 SMSR Negeri 9 Surakarta telah menempati gedung – gedung baru yang berada di Banyuanyar, Banjarsari, Surakarta dengan fasilitas beserta sarana dan prasarana yang masih sangat minim dan  kurang memadai, namun tahun demi tahun SMSR Negeri Surakarta telah mendekati kelengkapan bahkan peralatan yang digunakan sudah sangat lengkap untuk standar Jurusan Kriya pada waktu itu. SMSR Negeri Surakarta yang dulu hanya mempunyai Jurusan Seni Kriya dan masih bergabung di SMKI Negeri Surakarta, kemudian diresmikan oleh Prof. Ing Wardiman Djojonegoro pada tanggal 18 Juni 1994, dan berkembang menjadi 3 Jurusan yaitu : Seni Rupa, Kerajinan Kayu, Kerajinan Tekstil. Dan mulai ajaran baru 2001 s/d 2002 bertambah satu jurusan lagi yaitu Jurusan Kerajianan Logam. Karena tuntutan perkembangan Dunia Teknologi Informasi ( TI ) dan pada tahun 2005 bertambah lagi 2 jurusan lagi yaitu Multimedia & Pertelevisian dan Animasi Film Kartun, dan menjadi Jurusan Multimedia yang pertama kali berdiri di kota Surakarta dan menjadi jurusan favorit di SMK Negeri 9 Surakarta sampai sekarang.


     Pada tahun 2005 waktu itu yang menjabat kepala sekolah adalah Drs. Sudarto, MM dan nama yang dulunya SMSR Negeri 9 Surakarta sudah berubah menjadi SMK Negeri 9 Surakarta. Selang 3 tahun SMK Negeri 9 Surakarta membuka 2 jurusan lagi yaitu : Tata Busana dan DKV ( Desain Komunikasi Visual ), sehingga SMK Negeri 9 Surakarta hingga sekarang mempunyai 8 ( delapan ) jurusan dan sudah bersertifikat ISO 1990 : 2000 dan sudah SBI ( Sekolah Berstandar Internasional ).